Minggu, 26 April 2015

DIABETES DAN PENGOBATANNYA DENGAN HERBAL DIABETES

DIABETES  DAN PENGOBATANNYA DENGAN HERBAL DIABETES

Gejala Penyakit Diabetes, Penyebab, Cara Pencegahan


Mengenal penyakit diabetes dengan mengetahui terlebih dahulu definisi atau pengertian diabetes, gejala atau tanda-tanda diabetes, penyebab diabetes, dan cara mencegah diabetes. Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol. Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah. Mengenali sejak dini tentang penyakit diabetes merupakan suatu kesempatan bagi anda untuk mengendalikan gula darah bahkan mencegah timbulnya diabetes pada tubuh anda. Untuk mendeteksi pengidap diabetes yang utama yaitu dengan melakukan pemeriksaan gula darah. Kadar gula dengan pemeriksaan setelah berpuasa di atas 126 dan gula darah dengan pemeriksaan sewaktu-waktu di atas 200 disebut diabetes. 

Beberapa gejala klasik yang sudah umum penderita diabetes meliputi sering buang air kecil, sering merasa haus dan lapar, serta badan lemas dan sering ngantuk. Gejala Penyakit Diabetes Mellitus Mengenali gejala diabetes tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejalanya sering disalah artikan sebagai penyakit flu. Selain itu gejala yang timbul terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang. Anak dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut: 

  1. Sering Buang Air Kecil Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol. 
  2. Sering Haus dan Banyak Minum Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus. 
  3. Berat Badan Menurun Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik. 
  4. Mudah lelah Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi. 

Gejala-Gejala Diabetes Tahap Lanjut Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah. 

  1. Berat badan turun dengan cepat Buat penderita diabetes, jangan senang dulu jika berat badan Anda turun dengan cepat. Ini bukan diakibatkan karena diet yang sukses, namun lebih disebabkan karena pankreas mulai rusak. Pankreas memiliki tugas memproduksi insulin yang digunakan mengolah glukosa menjadi sumber energi. Karena pankreas pada penderita diabetes gagal mengolah gula menjadi energi, maka terjadilah resistensi insulin. Tubuh kemudian akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar cadangan lemak dalam tubuh. Jika cadangan lemak habis, maka sasaran selanjutnya adalah otot. Akibatnya bobot tubuh akan terus menyusut. 
  2. Sering Kesemutan gejala ini terjadi karena pembuluh darah yang rusak, sehingga darah yang mengalir di ujung–ujung saraf pun berkurang. 
  3. Luka yang sulit sembuh Ini adalah efek lain dari kerusakan pembuluh darah dan saraf selain kesemutan. Kerusakan ini mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit jika mengalami luka. Mereka bahkan kadang tidak sadar telah terluka. Gabungan kadar gula darah yang tinggi dan tidak adanya rasa nyeri, maka luka yang awalnya kecil dapat membesar menjadi borok dan bahkan membusuk. Jika sudah sampai tahap ini, amputasi merupakan satu-satunya jalan keluar atau solusi untuk menyembuhkannya.


Penyebab Diabetes Penyebab diabetes tipe 1
Pada diabetes tipe 1, sistem imun anda yang normalnya berfungsi untuk melawan bakteri atau virus malah menyerang hormon insulin. Kondisi ini membuat anda kekurangan atau bahkan tidak memiliki insulin. Alih-alih dihantarkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam aliran darah.

Penyebab prediabetes dan diabetes tipe 2
Pada kondisi prediabetes – yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 – dan diabetes tipe 2, sel menjadi resisten terhadap hormon insulin. Hal ini menyebabkan pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin. Alih-alih mengalirkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam darah. Penyebab pastinya tidak diketahui meskipun kelebihan lemak dan perilaku pasif merupakan faktor penting.

Penyebab gestational diabetes
Saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon untuk menopang kehamilan. Hormon ini membuat sel lebih resisten terhadap insulin. Seiring pembesaran plasenta pada tiga bulan kedua dan ketiga, maka hormon tersebut semakin banyak dihasilkan.

Faktor risiko diabetes tipe 2 

  • Lemak. Semakin banyak lemak pada jaringan tubuh anda, semakin tinggi pula resistensinya terhadap insulin.
  • Perilaku pasif. Perilaku pasif akan membuat lemak dalam tubuh tidak terbakar. Aktifitas fisik akan membantu mengontrolnya dan semakin banyak penggunaan glukosa untuk energi maka semakin sensitif sel anda terhadap glukosa. 
  • Faktor keturunan. Resiko diabetes yang bersumber dari sejarah keluarga, jika keluarga dekat anda pernah mengidap diabetes, waspadalah jika diabetes juga dapat terjadi kepada anda. 
  • Usia. Risiko akan meningkat seiring dengan usia dimana aktifitas fisik cenderung menurun. 
  • Gestational diabetes. Jika anda memiliki gestational diabetes ketika hamil, maka risiko mengalami prediabetes dan diabetes tipe 2 akan meningkat kemudian. Jika bayi yang anda lahirkan memiliki berat lebih dari 4 kilogram maka anda juga berisiko terkena diabetes tipe 2. 
  • Polycystic ovary syndrome. Ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, tumbuh rambut yang terlalu banyak dan obesitas. 


Copyright by DokterGaul.Net
Gamafit 120 Kapsul

Gamafit 120 Kapsul

Rp 120.000
GAMAFIT KECIL

GAMAFIT KECIL

Rp 70.000
Gamat Super Habbaco99

Gamat Super Habbaco99

Rp 75.000
JELLY GAMAT GOLD G

JELLY GAMAT GOLD G


Rp 180.000



JELLY GAMAT LUXOR

JELLY GAMAT LUXOR


Rp 185.000
NATURE GAMAT 77

NATURE GAMAT 77

Rp 75.000
SARMUT EXTRA HABBATS

SARMUT EXTRA HABBATS

Rp 60.000
XAMthone Plus Jus Mnggis

XAMthone Plus Jus Mnggis


Rp 230.000



Ekstrak Kulit Manggis Mangostana 88

Ekstrak Kulit Manggis Mangostana 88

Rp 55.000
ACE MAXS JUS MANGGIS DAN SIRSAK

ACE MAXS JUS MANGGIS DAN SIRSAK

Rp 200.000
Buah Merah Wamena Soft kapsule

Buah Merah Wamena Soft kapsule

Rp 90.000
KAPSUL SARMUT SEMUT ( SARANG SEMUT)

KAPSUL SARMUT SEMUT ( SARANG SEMUT)

Rp 65.000



ALBIBET Herbal alami untuk mengobati Diabetes Melitus

ALBIBET Herbal alami untuk mengobati Diabetes Melitus

Rp 60.000
PROMELIN ampuh mengatasi diabetes

PROMELIN ampuh mengatasi diabetes

Rp 50.000
diabolin-herbal-kesehatan-pankreas

diabolin-herbal-kesehatan-pankreas

Rp 100.000
SYIFABET (MERINGANKAN GEJALA KENCING MANIS)

SYIFABET (MERINGANKAN GEJALA KENCING MANIS)

Rp 50.000



NANOBET ( Diabetes / Kencing Manis ) Wave Power : 580 nm

NANOBET ( Diabetes / Kencing Manis ) Wave Power : 580 nm

Rp 80.000
Herbal Diabetes alami

Herbal Diabetes alami

Rp 65.000
Jamu Kecing Manis Akar Zaitun

Jamu Kecing Manis Akar Zaitun

Rp 45.000



Tidak ada komentar:

Posting Komentar